Makanan Bergizi Gaza
Hubungi Kami
Palestina Terkini

Dunia Internasional Kecam Tindakan Israel terhadap Armada Global Sumud Flotilla

20 May 2026 0 Suka
Dunia Internasional Kecam Tindakan Israel terhadap Armada Global Sumud Flotilla
Gelombang kecaman internasional muncul setelah tindakan Israel terhadap armada Global Sumud Flotilla yang membawa bantuan kemanusiaan menuju Gaza. Sejumlah negara, organisasi kemanusiaan, dan lembaga internasional menilai tindakan terhadap para aktivis sipil tersebut bertentangan dengan prinsip hukum humaniter internasional dan menghambat penyaluran bantuan bagi warga Palestina di Jalur Gaza. Armada Global Sumud Flotilla terdiri atas aktivis kemanusiaan, tenaga medis, dan relawan dari berbagai negara yang membawa bantuan pangan, obat-obatan, serta perlengkapan darurat untuk warga sipil Gaza. Media internasional melaporkan armada tersebut dicegat ketika berupaya mendekati wilayah perairan Gaza di tengah blokade yang masih berlangsung. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyampaikan keprihatinan atas tindakan terhadap para relawan kemanusiaan tersebut. Dalam pernyataannya, pemerintah Indonesia menegaskan bahwa “akses bantuan kemanusiaan bagi warga sipil harus dilindungi dan tidak boleh dihalangi.” Indonesia juga kembali menyerukan penghormatan terhadap hukum internasional dan perlindungan bagi pekerja kemanusiaan di wilayah konflik. Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) sebelumnya telah memperingatkan bahwa pembatasan distribusi bantuan ke Gaza memperburuk kondisi jutaan warga sipil yang menghadapi kekurangan pangan, air bersih, dan layanan kesehatan. Dalam laporan terbarunya, OCHA menyebut akses kemanusiaan yang aman dan tanpa hambatan menjadi kebutuhan mendesak di Gaza. Organisasi hak asasi manusia internasional juga menyoroti keselamatan para relawan sipil dalam misi bantuan tersebut. Amnesty International menyatakan bahwa misi kemanusiaan sipil harus mendapatkan perlindungan berdasarkan hukum internasional. Dalam keterangannya, organisasi itu menyebut, “Bantuan kemanusiaan tidak boleh diperlakukan sebagai ancaman militer.” Sementara itu, International Committee of the Red Cross kembali menegaskan pentingnya perlindungan terhadap pekerja kemanusiaan dan akses bantuan bagi penduduk sipil di wilayah konflik. Organisasi tersebut menyerukan agar seluruh pihak memastikan distribusi bantuan dapat berlangsung dengan aman dan sesuai prinsip kemanusiaan internasional. Di berbagai negara, aksi solidaritas terhadap para aktivis Global Sumud Flotilla juga berlangsung di depan kantor-kantor diplomatik dan pusat-pusat kota. Para peserta aksi menyerukan penghentian serangan terhadap warga sipil serta pembukaan jalur bantuan kemanusiaan menuju Gaza yang hingga kini masih menghadapi krisis kemanusiaan berkepanjangan. (nun/avi)

Bantu Mereka yang Membutuhkan di Palestina

Setiap donasi Anda memberikan harapan bagi saudara-saudara kita di Gaza.

Berita Terkait

Persediaan Kebutuhan Pokok Gaza Tidak Mencukupi di Tengah Pembatasan
Palestina Terkini

Persediaan Kebutuhan Pokok Gaza Tidak Mencukupi di Tengah Pembatasan

Persediaan kebutuhan pokok di Jalur Gaza tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, sement...

11 Sep 2026
0
Baca Selengkapnya
Korban Gugur di Gaza Capai 73.669, Mayoritas Perempuan dan Anak-anak
Palestina Terkini

Korban Gugur di Gaza Capai 73.669, Mayoritas Perempuan dan Anak-anak

Perempuan dan anak-anak menjadi mayoritas dari 73.669 warga Palestina yang tewas akibat serangan Isr...

10 Sep 2026
0
Baca Selengkapnya
Israel Blokir Peralatan Oksigen Semakin Perburuk Krisis Kesehatan di Gaza
Palestina Terkini

Israel Blokir Peralatan Oksigen Semakin Perburuk Krisis Kesehatan di Gaza

Krisis oksigen di Gaza tidak hanya dipengaruhi kerusakan fasilitas kesehatan, tetapi juga terbatasny...

09 Sep 2026
0
Baca Selengkapnya