Makanan Bergizi Gaza
Hubungi Kami
Palestina Terkini

Hari Perempuan Sedunia 2026, Perempuan dan Anak Dominasi Korban Akibat Pendudukan di Gaza

10 Mar 2026 0 Suka
Hari Perempuan Sedunia 2026, Perempuan dan Anak Dominasi Korban Akibat Pendudukan di Gaza
Kementerian Urusan Perempuan Palestina dalam laporan yang dirilis bertepatan dengan peringatan Hari Perempuan Sedunia pada 8 Maret 2026 menyebutkan bahwa akibat pendudukan Israel mengakibatkan lebih dari 55 persen korban tewas di Jalur Gaza merupakan anak-anak, perempuan, dan lansia. Laporan tersebut juga mencatat lebih dari 12.000 kasus keguguran terjadi pada perempuan hamil akibat kekurangan gizi dan runtuhnya sistem layanan kesehatan. Selain itu, tercatat 56.348 anak menjadi yatim piatu karena kehilangan satu atau kedua orang tua, sementara 460 orang meninggal akibat kelaparan dan kekurangan gizi, termasuk perempuan dan anak-anak. Laporan itu juga menyebut lebih dari 2.142.000 kasus penyakit menular tercatat akibat pengungsian massal dan kepadatan penduduk. Kementerian menyatakan bahwa kondisi tersebut muncul di tengah krisis kemanusiaan yang luas di Gaza sejak konflik meningkat pada Oktober 2023. Dalam pernyataannya, kementerian mengatakan bahwa perempuan Palestina memperingati Hari Perempuan Sedunia “di tengah salah satu krisis kemanusiaan paling parah dalam sejarah modern.” Pernyataan itu dikutip oleh media Palestina News Quds Network. Data kementerian menunjukkan lebih dari 12.000 perempuan Palestina tewas sejak konflik dimulai, termasuk sekitar 9.000 ibu. Selain itu, sebanyak 21.193 perempuan dilaporkan menjadi janda setelah kehilangan suami sejak 7 Oktober 2023. Di sisi lain, sekitar 22.426 ayah juga dilaporkan tewas, menyebabkan banyak keluarga kehilangan pencari nafkah utama. Konflik juga berdampak pada struktur keluarga. Laporan tersebut mencatat lebih dari 6.020 keluarga hanya menyisakan satu orang yang selamat, sementara sekitar 2.700 keluarga dilaporkan musnah sepenuhnya dari catatan sipil. Selain itu, lebih dari 350.000 keluarga kehilangan tempat tinggal dan kini membutuhkan tempat berlindung. Media internasional juga melaporkan skala krisis kemanusiaan di Gaza. Reuters dan BBC mencatat bahwa lebih dari dua juta warga Gaza mengungsi secara internal sejak konflik meningkat pada 2023. Reuters juga melaporkan bahwa sebagian besar fasilitas kesehatan di wilayah tersebut mengalami kerusakan atau berhenti beroperasi akibat konflik berkepanjangan. Laporan kementerian juga memperkirakan sekitar 107.000 perempuan hamil dan menyusui menghadapi risiko kesehatan serius karena keterbatasan layanan medis. Sementara itu, sekitar 650.000 anak dilaporkan menghadapi risiko kekurangan gizi akut. Dalam pernyataan penutupnya, kementerian menyebut perempuan Palestina berada “di garis depan baik sebagai korban maupun sebagai penopang keluarga di tengah kondisi kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya.” (nun/avi)

Bantu Mereka yang Membutuhkan di Palestina

Setiap donasi Anda memberikan harapan bagi saudara-saudara kita di Gaza.

Berita Terkait

Film Dokumenter NAZA Ungkap Operasi Sistematis Militer Israel di Gaza
Palestina Terkini

Film Dokumenter NAZA Ungkap Operasi Sistematis Militer Israel di Gaza

Film dokumenter NAZA membawa kesaksian dari dalam struktur militer dan intelijen Israel untuk mengun...

15 Sep 2026
0
Baca Selengkapnya
Bantuan Pangan Gaza Terhambat, Warga Bergantung pada Distribusi Kemanusiaan
Palestina Terkini

Bantuan Pangan Gaza Terhambat, Warga Bergantung pada Distribusi Kemanusiaan

Lebih dari 90 persen warga Gaza tidak mampu membeli bahan makanan dan bergantung pada bantuan untuk ...

14 Sep 2026
0
Baca Selengkapnya
Batasi Peliputan, Israel Lakukan Penyerangan dan Penangkapan Jurnalis Palestina
Palestina Terkini

Batasi Peliputan, Israel Lakukan Penyerangan dan Penangkapan Jurnalis Palestina

Jurnalis Palestina menghadapi penangkapan, penahanan administratif, hukuman penjara hingga serangan ...

13 Sep 2026
0
Baca Selengkapnya