Makanan Bergizi Gaza
Hubungi Kami
Palestina Terkini

Ratusan Ribu Perempuan dan Anak Gaza Terjepit di Tengah Keterbatasan Akses Medis

23 Jan 2026 0 Suka
Ratusan Ribu Perempuan dan Anak Gaza Terjepit di Tengah Keterbatasan Akses Medis
Juru bicara Perserikatan Bangsa-Bangsa, Stephane Dujarric, menyampaikan bahwa kerusakan fasilitas kesehatan, tempat aman, dan klinik, yang diperparah oleh pengungsian massal serta banjir, telah secara signifikan membatasi akses masyarakat Gaza terhadap dukungan psikososial dan perawatan medis. Pernyataan ini menggambarkan kondisi yang dihadapi perempuan dan anak perempuan di Jalur Gaza di tengah operasi militer Israel, meskipun terdapat kesepakatan gencatan senjata. Pejabat PBB menyebutkan lebih dari 230.000 perempuan dan anak perempuan di Gaza, termasuk hampir 15.000 perempuan hamil, kini menghadapi keterbatasan serius dalam mengakses layanan kesehatan reproduksi. Dujarric, mengutip Dana Kependudukan PBB (UNFPA), juga memperingatkan adanya peningkatan risiko kekerasan berbasis gender, pernikahan anak, serta eksploitasi terhadap perempuan dan anak perempuan dalam situasi darurat yang berkepanjangan. Menurut Dujarric, mitra kemanusiaan PBB telah menjangkau lebih dari 13.000 rumah tangga sejak Minggu lalu dengan mendistribusikan ratusan tenda, kasur, selimut, pakaian hangat, peralatan memasak, dan lampu tenaga surya. Namun, keterbatasan kapasitas dan pendanaan menyebabkan bantuan tersebut baru mencakup sekitar 40 persen dari total 970 lokasi pengungsian yang tersebar di Gaza. Kondisi ini berlangsung di tengah kehancuran besar akibat perang yang dimulai setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 di wilayah selatan Israel. PBB mencatat sekitar 90 persen infrastruktur sipil di Gaza mengalami kerusakan. Media Palestina WAFA melaporkan bahwa jumlah korban tewas akibat agresi Israel telah mencapai 71.562 orang, dengan 171.379 lainnya luka-luka. Sumber medis menambahkan bahwa sejak gencatan senjata pada 10 Oktober, sedikitnya 477 warga Palestina tewas dan 1.301 lainnya terluka, sementara 713 jenazah ditemukan di bawah reruntuhan. Pada saat yang sama, pembatasan ketat terhadap masuknya makanan, bahan tempat tinggal, dan perlengkapan medis terus diberlakukan, berdampak pada sekitar 2,4 juta penduduk Gaza yang hidup dalam kondisi kemanusiaan yang sangat buruk. (nun/avi)

Bantu Mereka yang Membutuhkan di Palestina

Setiap donasi Anda memberikan harapan bagi saudara-saudara kita di Gaza.

Berita Terkait

Penculikan Warga Palestina di Tepi Barat Disertai Pelecehan dan Kekerasan
Palestina Terkini

Penculikan Warga Palestina di Tepi Barat Disertai Pelecehan dan Kekerasan

Penculikan dan penahanan sewenang-wenang terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki dilapo...

13 Oct 2026
0
Baca Selengkapnya
Amal Alabadla Bertahan Hidup Bersama Dua Anaknya di Tenda Pengungsian
Palestina Terkini

Amal Alabadla Bertahan Hidup Bersama Dua Anaknya di Tenda Pengungsian

Amal Alabadla, seorang arsitek Palestina, kini menjalani kehidupan yang jauh berbeda dari sebelum pe...

12 Oct 2026
0
Baca Selengkapnya
Demonstran di Washington Tolak Pembenaran Dukungan Militer AS untuk Israel
Palestina Terkini

Demonstran di Washington Tolak Pembenaran Dukungan Militer AS untuk Israel

Erik W., seorang demonstran Yahudi-Amerika, menentang penggunaan alasan keselamatan warga Yahudi di ...

11 Oct 2026
0
Baca Selengkapnya