Makanan Bergizi Gaza
Hubungi Kami
Palestina Terkini

Serangan Israel Berlanjut di Gaza Meski Ada Gencatan Senjata

24 Mar 2026 0 Suka
Serangan Israel Berlanjut di Gaza Meski Ada Gencatan Senjata
Serangan tentara pendudukan Israel kembali menewaskan warga Palestina di Jalur Gaza, menandai berlanjutnya operasi militer meskipun terdapat kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi oleh Amerika Serikat. Dalam insiden terbaru, empat warga Palestina dilaporkan tewas akibat serangan udara yang terjadi pada Ahad (22/3/2026). Menurut laporan Al Jazeera, pejabat Palestina menyatakan bahwa tiga korban yang meninggal dunia merupakan anggota kepolisian setempat. Mereka tewas ketika kendaraan yang mereka tumpangi dihantam serangan udara di kamp pengungsi Nuseirat, wilayah Gaza tengah. Selain korban jiwa, sedikitnya sepuluh orang dilaporkan mengalami luka-luka dalam serangan tersebut. Serangan terpisah juga dilaporkan terjadi di lingkungan Sheikh Radwan di Gaza utara, yang menewaskan satu orang lainnya. Otoritas kesehatan di Gaza mencatat bahwa sejak gencatan senjata diumumkan pada Oktober, sedikitnya 680 warga Palestina telah meninggal akibat serangan Israel yang terus berlangsung di berbagai wilayah. Media internasional seperti Reuters dan BBC melaporkan bahwa konflik yang meningkat sejak Oktober 2023 telah menyebabkan lebih dari 72.000 warga Palestina meninggal dunia di Jalur Gaza, dengan sebagian besar korban merupakan perempuan dan anak-anak. Dalam beberapa hari terakhir, serangan udara juga dilaporkan terjadi di kawasan Zeitoun di Kota Gaza. Serangan pesawat nirawak di wilayah tersebut menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai sejumlah warga lainnya. Di tengah situasi keamanan yang masih rapuh, sebagian besar penduduk Gaza kini hidup dalam kondisi pengungsian. Banyak keluarga bertahan di tempat penampungan darurat dengan akses terbatas terhadap makanan, air bersih, serta layanan kesehatan. Situasi di Tepi Barat juga dilaporkan memburuk. Data dari United Nations menunjukkan puluhan ribu warga Palestina terpaksa meninggalkan rumah mereka dalam beberapa pekan terakhir akibat operasi militer dan serangan pemukim. Badan bantuan UNRWA juga memperingatkan meningkatnya kebutuhan kemanusiaan di Gaza. Penyeberangan Kerem Shalom Crossing saat ini menjadi salah satu jalur utama masuknya bantuan, namun kapasitasnya dinilai terbatas dibandingkan kebutuhan penduduk yang terus meningkat. Di sisi lain, pelapor khusus PBB untuk wilayah Palestina yang diduduki, Francesca Albanese, dalam laporan terbarunya menyebut bahwa kondisi tahanan Palestina menimbulkan kekhawatiran internasional. Laporan tersebut menyebut adanya berbagai bentuk perlakuan keras terhadap tahanan sejak konflik meningkat pada 2023, dengan ribuan warga Palestina dilaporkan ditangkap dalam periode tersebut. (nun/avi)

Bantu Mereka yang Membutuhkan di Palestina

Setiap donasi Anda memberikan harapan bagi saudara-saudara kita di Gaza.

Berita Terkait

Penculikan Warga Palestina di Tepi Barat Disertai Pelecehan dan Kekerasan
Palestina Terkini

Penculikan Warga Palestina di Tepi Barat Disertai Pelecehan dan Kekerasan

Penculikan dan penahanan sewenang-wenang terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki dilapo...

13 Oct 2026
0
Baca Selengkapnya
Amal Alabadla Bertahan Hidup Bersama Dua Anaknya di Tenda Pengungsian
Palestina Terkini

Amal Alabadla Bertahan Hidup Bersama Dua Anaknya di Tenda Pengungsian

Amal Alabadla, seorang arsitek Palestina, kini menjalani kehidupan yang jauh berbeda dari sebelum pe...

12 Oct 2026
0
Baca Selengkapnya
Demonstran di Washington Tolak Pembenaran Dukungan Militer AS untuk Israel
Palestina Terkini

Demonstran di Washington Tolak Pembenaran Dukungan Militer AS untuk Israel

Erik W., seorang demonstran Yahudi-Amerika, menentang penggunaan alasan keselamatan warga Yahudi di ...

11 Oct 2026
0
Baca Selengkapnya