Makanan Bergizi Gaza
Hubungi Kami
Palestina Terkini

Serbuan Brutal Pasukan Israel ke Kamp Pengungsi Qalandiya Lukai Anak Palestina

27 Jul 2026 0 Suka
Serbuan Brutal Pasukan Israel ke Kamp Pengungsi Qalandiya Lukai Anak Palestina
Pasukan pendudukan Israel menyerbu Kamp Pengungsi Qalandiya di utara Yerusalem yang diduduki dan melepaskan tembakan langsung yang mengakibatkan seorang anak Palestina di bawah umur mengalami luka. Insiden yang terjadi pada Minggu malam itu kembali menambah daftar kekerasan yang dilaporkan terjadi di wilayah pendudukan, di tengah meningkatnya operasi militer di kawasan tersebut. Menurut sumber-sumber setempat, pasukan Israel memasuki kawasan kamp dengan pengerahan personel dalam jumlah besar sebelum melepaskan tembakan menggunakan peluru tajam. Dalam operasi tersebut, seorang anak dilaporkan menjadi korban setelah terkena tembakan langsung. Hingga laporan ini disampaikan, kondisi medis serta tingkat keparahan luka yang dialami korban belum diumumkan secara pasti. "Pasukan pendudukan menyerbu kamp dan melepaskan tembakan langsung sehingga melukai seorang anak di bawah umur," demikian keterangan sumber setempat yang dikutip kantor berita resmi Palestina, WAFA, Senin (27/7/2026). Operasi militer tidak hanya berlangsung di satu titik. Tentara Israel dilaporkan menyebar ke sejumlah lingkungan di dalam kamp, menghentikan kendaraan milik warga Palestina, serta melepaskan granat kejut dan gas air mata di sepanjang Jalan Al-Ma'had yang berada di sekitar kawasan tersebut. Penggunaan amunisi tersebut dilaporkan memicu kebakaran yang menjalar hingga mengenai pepohonan besar di area Institut Pelatihan Teknik Qalandiya. Dalam operasi yang sama, pasukan Israel juga menggerebek kediaman Ahmad Khader, mantan tahanan Palestina yang baru dibebaskan setelah menjalani hukuman penjara selama 25 tahun di Israel. Hingga kini belum ada keterangan lebih lanjut mengenai tujuan penggerebekan tersebut maupun tindakan lanjutan yang dilakukan aparat. Situasi di lapangan semakin rumit setelah tim medis dilaporkan mengalami hambatan saat berupaya memberikan pertolongan kepada korban. Palang Merah Palestina (PRCS) menyatakan bahwa personelnya tidak dapat segera menjangkau anak yang terluka karena akses menuju lokasi dibatasi oleh pasukan Israel. Peristiwa di Kamp Pengungsi Qalandiya kembali memperlihatkan tingginya ketegangan keamanan di wilayah pendudukan. Serangkaian tindakan militer, penggunaan peluru tajam, granat kejut, serta gas air mata dalam kawasan permukiman padat penduduk terus menjadi perhatian berbagai pihak karena berdampak langsung terhadap keselamatan warga sipil, termasuk anak-anak yang berada di lokasi kejadian. (nun/avi)

Bantu Mereka yang Membutuhkan di Palestina

Setiap donasi Anda memberikan harapan bagi saudara-saudara kita di Gaza.

Berita Terkait

Penculikan Warga Palestina di Tepi Barat Disertai Pelecehan dan Kekerasan
Palestina Terkini

Penculikan Warga Palestina di Tepi Barat Disertai Pelecehan dan Kekerasan

Penculikan dan penahanan sewenang-wenang terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki dilapo...

13 Oct 2026
0
Baca Selengkapnya
Amal Alabadla Bertahan Hidup Bersama Dua Anaknya di Tenda Pengungsian
Palestina Terkini

Amal Alabadla Bertahan Hidup Bersama Dua Anaknya di Tenda Pengungsian

Amal Alabadla, seorang arsitek Palestina, kini menjalani kehidupan yang jauh berbeda dari sebelum pe...

12 Oct 2026
0
Baca Selengkapnya
Demonstran di Washington Tolak Pembenaran Dukungan Militer AS untuk Israel
Palestina Terkini

Demonstran di Washington Tolak Pembenaran Dukungan Militer AS untuk Israel

Erik W., seorang demonstran Yahudi-Amerika, menentang penggunaan alasan keselamatan warga Yahudi di ...

11 Oct 2026
0
Baca Selengkapnya