Makanan Bergizi Gaza
Hubungi Kami
Palestina Terkini

Pengibaran Bendera Israel Jadi Taktik Perluasan Kehadiran di Tanah Palestina

07 Sep 2026 0 Suka
Pengibaran Bendera Israel Jadi Taktik Perluasan Kehadiran di Tanah Palestina

Ratusan bendera Israel kini menghiasi jalan utama yang menghubungkan Jenin dan Nablus di Tepi Barat yang diduduki. Bagi warga Palestina yang setiap hari melintasi jalur tersebut, perubahan visual itu menjadi bagian dari perubahan lanskap yang berlangsung bersamaan dengan munculnya pos-pos pemukim dan jalan baru.

Taghreed Yahya, 25 tahun, rutin melewati jalan tersebut dari Kafr Ra'i menuju pusat Jenin. Ia mengatakan perubahan itu bermula dari kemunculan satu bendera, disusul pos terdepan dan jalan baru yang membelah lanskap.

“[Hal itu] membuat pemandangan yang sudah familiar selama bertahun-tahun berubah; semua ini secara alami meninggalkan kesedihan, kemarahan, dan ketakutan, di samping perasaan tak berdaya,” katanya kepada Al Jazeera. “Tetapi pada saat yang sama, hal itu memperkuat keterikatan pada tanah, ingatan, dan identitas.”

Khaldoun al-Barghouthi, kepala urusan Israel dan peneliti di Pusat Penelitian Palestina (PRC), mengatakan pengibaran bendera tersebut merupakan taktik untuk memperkuat kehadiran fisik dan psikologis Israel di wilayah Palestina. 

Menurutnya, pesan yang dibangun adalah bahwa pemukim ilegal Israel merupakan bagian permanen dari tanah tersebut, sementara keberadaan warga Palestina didorong ke posisi sebaliknya.

Kampanye bendera itu berlangsung bersamaan dengan pembangunan puluhan pos pemukim menggunakan rumah-rumah bergerak. Di kawasan timur laut Jenin, pemukim menghiasi jalan lingkar dengan bendera Israel ketika puluhan pohon zaitun milik warga Palestina di Arrabeh dicabut. Menurut laporan, intervensi militer Israel kerap dilakukan untuk mengamankan kegiatan tersebut.

Fotografer Faten Abdel Hadi juga mencatat perubahan cepat di sepanjang rute Qalqilya-Nablus-Tulkarem-Salfit. Antara Juni dan Agustus, ia melihat perubahan bangunan dan lanskap yang menurutnya terjadi dalam waktu kurang dari dua bulan.

Fenomena ini meningkat setelah gempuran brutal Israel ke Palestina pada 7 Oktober 2023, bersamaan dengan perluasan permukiman dan operasi militer Israel di Tepi Barat. 

Komisi Kolonisasi dan Perlawanan Tembok (CRRC) mencatat 113 rencana struktural untuk memperluas atau mendirikan permukiman baru telah ditinjau otoritas Israel sepanjang paruh pertama 2026.

Al-Barghouthi mengatakan penguasaan tersebut tidak hanya dilakukan melalui pembangunan dan penyitaan tanah, tetapi juga dengan memengaruhi kesadaran warga Palestina mengenai keberadaan mereka di tanah sendiri. (nun/avi)

Bantu Mereka yang Membutuhkan di Palestina

Setiap donasi Anda memberikan harapan bagi saudara-saudara kita di Gaza.

Berita Terkait

Dapur Umum Jadi Andalan Pangan Warga Gaza di Tengah Keterbatasan
Palestina Terkini

Dapur Umum Jadi Andalan Pangan Warga Gaza di Tengah Keterbatasan

Bagi keluarga di Gaza yang tidak memiliki penghasilan tetap, dapur umum menjadi salah satu tumpuan u...

06 Sep 2026
0
Baca Selengkapnya
Serangan Pemukim Ilegal Israel di Tepi Barat Semakin Menyerupai Pogrom
Palestina Terkini

Serangan Pemukim Ilegal Israel di Tepi Barat Semakin Menyerupai Pogrom

Serangan pemukim ilegal Israel terhadap rumah, bisnis, dan lahan pertanian Palestina telah berlangsu...

05 Sep 2026
0
Baca Selengkapnya
Sebanyak 66 Komunitas Palestina Dikosongkan Sepenuhnya di Tepi Barat
Palestina Terkini

Sebanyak 66 Komunitas Palestina Dikosongkan Sepenuhnya di Tepi Barat

Sebanyak 66 desa atau komunitas Palestina di Tepi Barat telah dikosongkan sepenuhnya sejak Oktober 2...

04 Sep 2026
0
Baca Selengkapnya