Makanan Bergizi Gaza
Hubungi Kami
Palestina Terkini

Keluarga Palestina Kembali ke Rumah setelah 10 Hari Mengungsi karena Diusir Israel

03 Nov 2026 0 Suka
Keluarga Palestina Kembali ke Rumah setelah 10 Hari Mengungsi karena Diusir Israel

Keluarga-keluarga Palestina mulai kembali ke rumah rumah mereka di lingkungan al-Jalada, Hebron, setelah 10 hari terpaksa meninggalkan rumah akibat pembatasan militer Israel yang meluas ke sejumlah kawasan di kota tersebut. 

Kepulangan itu disertai kondisi rumah yang berantakan, barang-barang hilang, serta ketidakpastian setelah ratusan keluarga menjalani pengungsian.

Nour al-Natsha, 35 tahun, termasuk warga yang kembali pada Senin setelah mendapat kabar bahwa pasukan Israel telah mundur. Dokter bedah ortopedi itu meninggalkan rumah bersama keluarganya pada 24 Oktober, setelah militer Israel mengambil alih kawasan al-Jalada. 

Mereka hanya diberi waktu 20 menit untuk mengemas uang, emas, dan dokumen penting, sementara pakaian, perlengkapan sehari-hari, serta foto keluarga terpaksa ditinggalkan.

Sebelum memasuki rumah, Nour bersama ayah dan dua saudara laki-lakinya terlebih dahulu memeriksa kemungkinan adanya benda mencurigakan atau bahaya. 

Mereka mendapati pintu-pintu terbuka dan kondisi rumah berantakan. Sejumlah barang juga hilang, termasuk burung peliharaan putrinya yang berusia empat tahun, Ilya.

“Saat kami memasuki rumah, ada campuran emosi. Anda tidak bisa membedakan apakah Anda senang bisa kembali ke rumah atau patah hati karena apa yang telah terjadi,” kata Nour.

BACA JUGA: Penahanan Dua Bocah di Hebron Bukti Beratnya Kehidupan Anak Palestina

Keluarga itu kemudian mulai membersihkan dan menata kembali rumah agar dapat ditempati. Namun, kepulangan belum sepenuhnya menghilangkan kecemasan. 

Ilya terus menanyakan keberadaan burung kesayangannya, Natosh. Nour belum mengetahui apakah hewan tersebut mati atau dilepaskan ketika keluarga mereka meninggalkan rumah.

Pengungsian warga al-Jalada merupakan bagian dari operasi militer Israel yang berlangsung selama 10 hari di sejumlah lingkungan Hebron. Operasi itu dimulai setelah dua tentara Israel tewas dibunuh pria bersenjata Palestina di kawasan sekitar pada 23 Oktober. 

Selama operasi berlangsung, ratusan keluarga diperintahkan meninggalkan rumah, sementara toko dan sejumlah lembaga di wilayah terdampak ditutup.

BACA JUGA: Sepertiga Anak Gaza Tidak Dapat Makanan untuk Bertahan Hidup dalam Sehari

Komite Dukungan dan Bantuan Kegubernuran Hebron mencatat sebanyak 537 keluarga atau sekitar 3.300 orang mengungsi akibat operasi tersebut.

Bagi warga yang kembali, pemulihan kehidupan sehari-hari kini menjadi perhatian utama. Khaled Shawer, 68 tahun, mengatakan kerusakan rumah dan puing-puing masih dapat diperbaiki. Menurutnya, hal terpenting adalah warga dapat kembali ke tempat tinggal mereka dan memperoleh stabilitas.

“Semuanya bisa diganti: kehancuran, kerusakan, kotoran, semuanya. Tetapi yang terpenting adalah kita telah kembali ke rumah kita, surga kita di Bumi, tempat di mana kita menemukan stabilitas psikologis dan fisik kita,” ujarnya. (nun/avi)

Bantu Mereka yang Membutuhkan di Palestina

Setiap donasi Anda memberikan harapan bagi saudara-saudara kita di Gaza.

Berita Terkait

Petani Zaitun Palestina Ditembaki, 16 Serangan Tercatat di Tujuh Provinsi
Palestina Terkini

Petani Zaitun Palestina Ditembaki, 16 Serangan Tercatat di Tujuh Provinsi

Komisi Perlawanan Tembok dan Kolonisasi Palestina mendokumentasikan 16 serangan terhadap petani zait...

04 Nov 2026
0
Baca Selengkapnya
Pekerja Medis Gaza Berjuang Membangun Kembali Kehidupan setelah Kehilangan
Palestina Terkini

Pekerja Medis Gaza Berjuang Membangun Kembali Kehidupan setelah Kehilangan

Pekerja medis di Gaza yang selama bertahun-tahun berjuang menyelamatkan nyawa kini menghadapi perjua...

02 Nov 2026
0
Baca Selengkapnya
Serangan Israel di Sekitar Sekolah Ancam Keselamatan Pelajar Palestina
Palestina Terkini

Serangan Israel di Sekitar Sekolah Ancam Keselamatan Pelajar Palestina

Serangan Israel yang berulang kali terjadi di sekitar sekolah dan jalur perjalanan pelajar menjadika...

01 Nov 2026
0
Baca Selengkapnya